Uji coba Probiotic for Ruminants milik Terragen telah dilakukan di feedlot Universitas Charles Sturt di Wagga Wagga pada akhir tahun lalu.
Dengan kandungan minimal 13 miliar bakteri probiotik hidup per gram, produk baru Terragen ini digadang-gadang akan merevolusi cara para pelaku feedlot Australia menjaga kesehatan saluran pencernaan ternaknya.
Mulai hari ini (Senin, 31 Maret), produk Terragen’s Probiotic for Ruminants tersedia di berbagai toko pertanian besar di Australia. Produk ini terbukti secara ilmiah dapat meningkatkan produktivitas ternak dengan mengoptimalkan pencernaan pakan dan mendukung bakteri baik yang sudah ada dalam tubuh ruminansia.
Kombinasi Bakteri Probiotik Aktif
Probiotik ini merupakan campuran unik tiga strain bakteri Lactobacillus yang mampu menghasilkan dan memanfaatkan asam organik. Kombinasi ini membantu ruminansia melawan patogen berbahaya secara alami sekaligus meningkatkan efisiensi pencernaan.
Selain itu, probiotik juga terbukti mendukung kesehatan hewan secara menyeluruh, mencegah penyakit, mengurangi penggunaan antibiotik, dan pada akhirnya meningkatkan profitabilitas peternakan.
Hasil Uji Coba: Nilai Per Ekor Naik Rp 600 ribu
Uji coba independen dilakukan oleh Universitas Charles Sturt di feedlot dekat Wagga Wagga. Sebanyak 264 ekor sapi Angus dari enam peternak di New South Wales digemukkan selama 106 hari untuk menguji efek probiotik terhadap performa dan karkas.
Hasilnya mengejutkan:
Sapi yang diberi pakan mengandung probiotik bertambah bobot 4,6% lebih banyak per hari dibanding kelompok kontrol.
Skor marbling juga naik 7%.
Uji coba ini membandingkan beberapa kelompok:
Kelompok yang diberi cairan MYLO
Kelompok yang diberi Probiotic for Ruminants dosis 1x
Kelompok dosis 2x
Kelompok kontrol (tanpa suplemen)
Dukungan dari Para Ahli
Prof. Jane Quinn dari Gulbali Institute dan Prof. Paul Cusack, ahli nutrisi dan dokter hewan feedlot, mengawasi uji coba ini. Keduanya mengapresiasi potensi produk tersebut untuk meningkatkan performa ternak secara signifikan.
Prof. Quinn menyebut produk ini sebagai suplemen bioaktif yang mampu meningkatkan performa produksi dan karkas.
Prof. Cusack juga menyatakan ketertarikannya untuk melihat uji coba skala besar di lingkungan komersial.
Tidak Hanya untuk Sapi Potong, Tapi Juga Sapi Perah, Pedet, dan Domba
Manfaat probiotik ini juga terbukti secara ilmiah pada hewan ruminansia lainnya:
Sapi Perah
Produksi susu naik hingga 10,1%
Bobot hidup saat laktasi naik hingga 21%
Intensitas metana turun 7,5%
Manfaat finansial hingga Rp 750 ribu, per ekor per laktasi
Pedet Sapi Perah
Bisa disapih 10 hari lebih awal
Kenaikan bobot rata-rata +6 kg
Hemat biaya hingga $40 per pedet
Domba
Pertambahan bobot harian naik 24%
Bobot hidup naik hingga 25%
Emisi metana turun hingga 30%
Kualitas Terjamin dan Praktis Digunakan
Produk ini telah tersertifikasi FAMI-QS, standar tertinggi untuk aditif pakan ternak.
Tersedia dalam dua varian:
Probiotic for Ruminants untuk sapi potong, sapi perah, pedet, dan domba
Probiotic for Ruminants Ultra khusus untuk sistem feedlot intensif
Produk ini berbentuk kering, tahan hingga 2 tahun, dan hadir dalam kemasan praktis 100g, 250g, dan 500g. Bisa dicampur dalam air dan langsung dicampurkan ke pakan. Juga tersedia dalam pesanan grosir.
Ingin Meningkatkan Keuntungan Bisnis Sapi Anda?
Kini saatnya memaksimalkan usaha Anda lewat manajemen penggemukan yang tepat, pakan berkualitas, dan strategi pemasaran yang jitu.
Ikuti Pelatihan Bisnis Sapi dari Sapi Bagus Academy, program pelatihan berbasis praktek dan studi kasus nyata yang telah meluluskan ratusan alumni di seluruh Indonesia.
Cocok untuk pemula hingga profesional.
Hubungi kami via WhatsApp: 0821-1902-7681
Instagram: @sapibagus.official

