Persediaan Sapi AS Terendah Sejak 1973, Harga Daging Sapi Terus Melambung

Diterbitkan: 26 Juli 2025 | Sumber: Bloomberg

Harga daging sapi di Amerika Serikat terus mencetak rekor baru, dan laporan terbaru dari Departemen Pertanian AS (USDA) menunjukkan bahwa belum ada tanda-tanda penurunan harga dalam waktu dekat. Hal ini terjadi meskipun fase pemangkasan populasi ternak (herd liquidation) diperkirakan hampir selesai.

USDA melaporkan bahwa per 1 Juli 2025, jumlah total sapi dan anak sapi di AS hanya sekitar 94,2 juta ekor, jumlah terendah pertengahan tahun sejak data dimulai pada tahun 1973. Jumlah sapi yang dimasukkan ke dalam feedlot juga mencapai angka terendah sejak 2017.

Dampak Kekurangan Sapi

Negara produsen daging sapi terbesar di dunia ini mengalami kekurangan sapi yang parah, yang telah menghapus miliaran dolar keuntungan dari perusahaan-perusahaan besar seperti JBS NV dan Tyson Foods Inc. Konsumen kini menghadapi harga daging sapi tertinggi di pasar ritel.

💰 Harga daging sapi giling di AS kini melampaui $6 per pon (sekitar Rp98.000 per 450 gram), dan harga potongan premium jauh lebih tinggi.

Penyebab Kekurangan Populasi

Selama beberapa tahun terakhir, peternak AS mengurangi populasi ternak mereka karena:

  • Suku bunga tinggi
  • Biaya pakan yang mahal
  • Kekeringan berkepanjangan

Namun kini, harga sapi yang memecahkan rekor dan membaiknya kondisi padang rumput memunculkan spekulasi bahwa peternak mulai membangun kembali populasi ternak mereka — meskipun belum ada bukti kuat tentang hal ini.

Analis: Belum Ada Pemulihan Nyata

Menurut Derrell Peel, profesor ekonomi pertanian dari Oklahoma State University, data terbaru USDA “tidak menunjukkan tanda-tanda pembangunan populasi yang agresif.”

Jumlah betina di feedlot hampir setara dengan jumlah jantan, artinya betina tidak disimpan untuk berkembang biak. “Populasi sapi mungkin sudah stabil, tetapi belum mulai bertumbuh,” katanya.

Jumlah sapi indukan betina yang dipelihara untuk pembiakan juga turun tajam, menunjukkan bahwa proses pemulihan masih jauh dari kenyataan.

📉 Akibatnya, produsen daging masih mengalami kerugian, dan konsumen mungkin beralih ke sumber protein yang lebih murah seperti ayam dan babi.

Kapan Harga Bisa Turun?

Analis Benjamin Theurer dari Barclays Plc memperkirakan bahwa:

“Pemulihan penuh populasi sapi dan margin keuntungan bagi produsen baru akan terjadi sekitar tahun 2028 atau 2029.”

Artinya, harga daging sapi akan tetap tinggi selama beberapa tahun ke depan.

Tambahan untuk Pembaca Indonesia 🇮🇩

Nilai tukar estimasi: 1 USD ≈ Rp16.300

Jadi jika harga sapi giling di AS sekitar $6/pound, maka:

  • 1 pound ≈ 450 gram
  • $6 x Rp16.300 = Rp97.800 per 450 gram, atau Rp217.000 per kg

🎓 Pelatihan Bisnis Sapi

Ingin belajar cara sukses beternak sapi di Indonesia?

📌 Gabung pelatihan Bisnis Sapi Potong bersama mentor-mentor berpengalaman dari Sapi Bagus Academy.

📱 Info dan pendaftaran WA: 0821-1902-7681.

Pelatihan ini mencakup:

  • Manajemen pakan
  • Perencanaan keuangan
  • Strategi pemasaran
  • Cara memilih bibit sapi

Sumber asli: Bloomberg melalui Live Mint

Baca sumber lengkap

Bagikan: