ABP Demo Farm baru-baru ini merilis data penting terkait berat karkas dari sapi dara yang dipotong di peternakan mereka selama tahun 2022 dan 2023. Data ini menyoroti perbedaan berat dan kualitas daging sapi berdasarkan Commercial Beef Value (CBV) atau nilai komersial daging yang dihasilkan. CBV memberikan gambaran tentang potensi nilai daging berdasarkan faktor genetik dan performa sapi tersebut.
Apa Itu CBV?

CBV adalah ukuran untuk menilai kualitas dan nilai daging sapi dengan memperhitungkan faktor genetik. Semakin tinggi nilai komersial, semakin besar potensi kualitas dan berat daging yang dihasilkan. Ini menjadi panduan penting bagi peternak dalam memilih sapi yang berkualitas.
Data Sapi Dara dari Ras Tradisional
Dari data yang diperoleh, sapi dara dari ras tradisional dikelompokkan menjadi dua kelompok: kelompok dengan nilai tinggi (sepertiga atas) dan nilai rendah (sepertiga bawah). Meski usia pemotongan hampir sama, sapi dengan nilai tinggi menunjukkan berat karkas yang lebih besar.

Ringkasan Data:
Kelompok CBV Tinggi:
- Usia Pemotongan: 599 hari
- Berat Karkas: 282 kg
- Kelas Karkas: O+
Kelompok CBV Rendah:
- Usia Pemotongan: 600 hari
- Berat Karkas: 247 kg
- Kelas Karkas: O=
Dari data ini, sapi dengan nilai tinggi memiliki berat karkas yang lebih besar, dengan selisih 34 kg dibandingkan sapi dengan nilai rendah.
Data Sapi Dara dari Ras Kontinental
Hal serupa ditemukan pada sapi dara dari ras kontinental:
Kunjungi juga:
Tokosapibagus.com | Menjual segala kebutuhan produk pakan, obat-obatan ternak hingga aksesoris perlengkapan peternakan.
Kelompok CBV Tinggi:
- Usia Pemotongan: 621 hari
- Berat Karkas: 302 kg
- Kelas Karkas: R=
Kelompok CBV Rendah:
- Usia Pemotongan: 619 hari
- Berat Karkas: 262 kg
- Kelas Karkas: O+
Perbedaan berat karkas mencapai 40 kg meskipun usia pemotongan hampir sama.
Komentar dari Pakar
Menurut Stephen Connolly, manajer keberlanjutan pertanian di ABP, terdapat perbedaan nilai karkas yang signifikan antara sapi dari ras tradisional dengan CBV tinggi dan rendah, yakni sekitar €210 (atau sekitar Rp3.570.000 dengan kurs 1 euro setara dengan Rp17.000). Untuk sapi dari ras kontinental, perbedaannya mencapai €251 (sekitar Rp4.267.000). Angka ini menunjukkan pentingnya memilih sapi dengan potensi genetik yang baik untuk meningkatkan hasil dan nilai jual daging sapi.
Mengapa CBV Penting untuk Peternak?
Dengan menggunakan CBV sebagai panduan, peternak dapat memilih sapi dengan nilai genetik yang tinggi untuk menghasilkan daging berkualitas dengan berat karkas yang lebih besar. Ini tidak hanya meningkatkan keuntungan peternak, tetapi juga mendorong praktik pemeliharaan sapi yang lebih baik dan berkelanjutan.
Pelatihan di Sapi Bagus Academy
Jika Anda ingin mempelajari cara meningkatkan hasil peternakan sapi Anda dan mendapatkan pemahaman mendalam tentang pemilihan bibit unggul, manajemen pakan, dan strategi pemasaran, Sapi Bagus Academy siap membantu Anda. Ikuti pelatihan bisnis sapi kami dan tingkatkan keuntungan usaha peternakan Anda. Hubungi kami melalui WhatsApp di 0821-1902-7681 untuk informasi lebih lanjut dan pendaftaran!
Semoga artikel ini bermanfaat dalam memahami pentingnya berat karkas sapi dara dan peran CBV dalam menentukan kualitas dan nilai daging!

