15 Juli 2026
Australia memulai peninjauan menyeluruh terhadap Levy Sapi Australia atau Grass-fed Cattle Transaction Levy, sistem pungutan transaksi sapi potong yang telah diterapkan selama hampir dua dekade.
Peninjauan ini menjadi evaluasi pertama sejak tahun 2006. Tujuannya adalah memastikan sistem levy, pengelolaan dana, dan prioritas investasi masih sesuai dengan kebutuhan industri peternakan sapi saat ini.
Sebagai bagian dari proses tersebut, sebanyak 36 pertemuan konsultasi dengan peternak akan digelar di berbagai wilayah Australia hingga akhir Agustus 2026. Masukan dari peternak akan menjadi dasar dalam menentukan arah kebijakan levy di masa mendatang.
Apa Itu Levy Sapi Australia?
Levy sapi Australia merupakan pungutan sebesar AU$5 per ekor yang dikenakan setiap kali terjadi transaksi penjualan sapi potong.
Dana yang terkumpul digunakan untuk mendukung berbagai program strategis industri, antara lain:
- Penelitian dan pengembangan (Research & Development/R&D).
- Pemasaran daging sapi Australia di pasar domestik dan internasional.
- Program biosekuriti dan pengendalian penyakit hewan.
- Pengujian residu untuk menjamin keamanan pangan.
- Pengembangan daya saing industri sapi potong nasional.
Melalui sistem ini, seluruh pelaku industri ikut berkontribusi dalam pendanaan program yang memberikan manfaat jangka panjang bagi sektor peternakan.
Mengapa Levy Sapi Australia Ditinjau?
Menurut CEO Cattle Australia, Will Evans, tujuan utama evaluasi adalah memastikan setiap dana levy yang dibayarkan peternak benar-benar menghasilkan manfaat nyata.
Hasil survei awal menunjukkan mayoritas peternak masih mendukung keberadaan levy. Namun, mereka menginginkan beberapa perbaikan penting, yaitu:
- Transparansi penggunaan dana.
- Keterlibatan peternak dalam menentukan prioritas investasi.
- Evaluasi terhadap efektivitas setiap program yang didanai.
- Peningkatan manfaat ekonomi bagi peternak.
Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan peternak terhadap sistem levy yang selama ini berjalan.
Biosekuriti Menjadi Isu Utama
Salah satu pembahasan paling penting dalam evaluasi Levy Sapi Australia adalah kesiapan menghadapi ancaman penyakit hewan.
Peternak menilai Australia harus terus memperkuat sistem biosekuriti untuk menghadapi risiko masuknya penyakit seperti:
- Penyakit Mulut dan Kuku (PMK/Foot-and-Mouth Disease).
- Lumpy Skin Disease (LSD).
Ancaman wabah tersebut dinilai dapat menimbulkan kerugian ekonomi yang sangat besar apabila tidak diantisipasi sejak dini. Oleh karena itu, sebagian peternak berharap porsi pendanaan untuk biosekuriti dapat terus diperkuat.
Peternak Menuntut Transparansi Dana Levy
Selain isu biosekuriti, transparansi penggunaan dana juga menjadi perhatian utama.
Peternak ingin mengetahui secara terbuka:
- Program yang menerima pendanaan levy.
- Besarnya anggaran yang dialokasikan.
- Hasil nyata dari setiap program.
- Kinerja organisasi pengelola dana.
Mereka berharap setiap dolar levy dapat dipertanggungjawabkan secara jelas sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh seluruh pelaku industri.
Hak Suara Peternak Ikut Menjadi Sorotan
Diskusi juga membahas hak peternak dalam menentukan arah kebijakan industri.
Sebagian peternak mempertanyakan mengapa mereka masih harus membayar biaya keanggotaan tambahan untuk memperoleh hak suara, padahal mereka telah membayar levy setiap kali menjual sapi.
Isu ini dinilai penting karena menyangkut representasi dan keterlibatan peternak dalam proses pengambilan keputusan.
Apakah Besaran Levy Akan Berubah?
Selain mengevaluasi penggunaan dana, konsultasi juga membahas kemungkinan perubahan sistem pungutan.
Beberapa opsi yang sedang dipertimbangkan meliputi:
- Levy tetap sebesar AU$5 per ekor.
- Levy dinaikkan atau diturunkan.
- Levy dihitung berdasarkan persentase nilai jual sapi.
Pendekatan berbasis nilai dinilai lebih fleksibel karena dapat mengikuti perubahan harga sapi di pasar.
Memaksimalkan Dana Penelitian dari Pemerintah
Pembahasan lainnya adalah bagaimana memaksimalkan dana penelitian dan pengembangan (R&D).
Pemerintah Australia menyediakan skema matching fund bagi berbagai penelitian yang memenuhi persyaratan.
Karena itu, Cattle Australia ingin memastikan sistem levy mampu mendukung industri agar memperoleh tambahan pendanaan pemerintah secara optimal tanpa kehilangan peluang investasi riset.
Tahapan Selanjutnya
Proses evaluasi Levy Sapi Australia akan berlangsung dalam beberapa tahap.
- Konsultasi peternak berlangsung hingga Agustus 2026.
- Draft rekomendasi diterbitkan pada September 2026.
- Peternak memberikan suara pada Rapat Umum Tahunan Meat & Livestock Australia (MLA) pada November 2026.
- Rekomendasi akhir disampaikan kepada Pemerintah Federal Australia.
Hasil proses tersebut akan menjadi dasar dalam menentukan kebijakan levy untuk beberapa tahun ke depan.
Pelajaran bagi Indonesia
Model Levy Sapi Australia menunjukkan bagaimana industri peternakan dapat membangun sistem pendanaan bersama yang berkelanjutan.
Dana yang terkumpul dimanfaatkan untuk:
- Riset dan inovasi.
- Promosi ekspor.
- Pengendalian penyakit hewan.
- Peningkatan mutu produk.
- Penguatan daya saing industri.
Bagi Indonesia, sistem ini dapat menjadi referensi dalam membangun mekanisme pendanaan yang lebih transparan, akuntabel, dan berpihak kepada peternak.
Namun, keberhasilan model tersebut bergantung pada tata kelola yang baik, pengawasan yang kuat, serta keterlibatan aktif peternak dalam setiap pengambilan keputusan.
Kesimpulan
Peninjauan Levy Sapi Australia menjadi langkah penting untuk memastikan dana yang dikumpulkan benar-benar memberikan manfaat bagi industri peternakan. Fokus utama evaluasi mencakup penguatan biosekuriti, transparansi penggunaan dana, efektivitas program, serta peningkatan peran peternak dalam menentukan kebijakan. Pengalaman Australia juga dapat menjadi referensi berharga bagi Indonesia dalam membangun sistem pendanaan industri peternakan yang berkelanjutan dan berorientasi pada kepentingan peternak.
Jika Anda sedang mencari bahan pakan ternak berkualitas dengan harga kompetitif, Sapibagus siap menjadi mitra terpercaya untuk kebutuhan usaha peternakan Anda. Kami menyediakan berbagai pilihan bahan pakan yang telah dipercaya oleh banyak peternak di Indonesia.
📞 Hubungi kami:
SASA: 0821-1902-7681
DIAN: 0811-980-221
📲 Instagram: @sapibagusacademy
🌐 Website: klik disini
📺 YouTube: SBA Channel
Bersama Sapibagus, wujudkan usaha peternakan yang lebih produktif, efisien, dan menguntungkan.

