Di Karoi, sebuah wilayah pertanian di Provinsi Mashonaland Barat, Zimbabwe, Afrika ada seorang peternak bernama Lianne Herbst yang sangat mencintai ternaknya. Lianne memelihara sapi Simental brahman (Simbra), jenis sapi yang unik dan istimewa karena merupakan hasil persilangan antara sapi Simental dari daerah subtropis dengan sapi Brahman dari daerah tropis.
Kombinasi ini menghasilkan sapi yang tidak hanya sangat subur, tetapi juga tangguh dan mampu beradaptasi dengan lingkungan yang menantang serta kebutuhan pasar penggemukan sapi.
Lianne memilih Simbra karena mereka dianggap sebagai “sapi serba bisa.” Sapi ini memiliki ukuran tubuh yang sedang, tenang, sangat cocok untuk persilangan, dan memenuhi kebutuhan pasar. Kawanan LJ Simbra miliknya telah memenangkan penghargaan kesuburan di Zimbabwe setiap tahun sejak 2021. Ini karena sapi Simbra-nya tumbuh sehat dan bebas stres, yang menjadi kunci kesuburan mereka.
Kunjungi juga:
Tokosapibagus.com | Menjual segala kebutuhan produk pakan, obat-obatan ternak hingga aksesoris perlengkapan peternakan.
Lianne dan keluarganya memiliki peternakan seluas 650 hektar yang disewakan. Sebagian besar lahan digunakan untuk menanam tembakau dan padang rumput, tetapi Lianne juga menyediakan lahan tambahan untuk penggembalaan sapi. Dia memelihara 150 sapi indukan, 100 sapi komersial, dan puluhan sapi dara dan banteng.
Sapi-sapi Lianne merumput di padang rumput saat musim hujan dan memanfaatkan lahan berpasir yang kaya nutrisi. Untuk mengatasi tantangan lingkungan, seperti semak liar dan deforestasi, Lianne menanam rumput Rhodes untuk pakan sapi.
Namun, perjalanan Lianne dan keluarganya tidak selalu mulus. Awalnya, orang tua Lianne beternak sapi di provinsi Midlands. Namun, karena kebijakan pemerintah yang mengambil alih tanah mereka pada tahun 1984, mereka pindah ke Karoi dan memulai hidup baru dengan bertani tembakau.
Di lahan baru inilah mereka mencoba mengembangkan kawanan Simbra dengan mengawinkan banteng Simbra dengan sapi Brahman.

Rahasia Kesuksesan: Kesuburan dan Seleksi Ketat
Bagi Lianne, kesuburan adalah kunci. Setiap tahun, seekor sapi betina harus melahirkan anak, menyapih anaknya, dan hamil lagi. Namun, Lianne juga fleksibel terhadap sapi dara, tergantung pada kondisi mereka.
Dia melakukan seleksi ketat untuk memastikan hanya sapi terbaik yang dipelihara. Anak-anak sapi dipantau sejak lahir, dan pemilihan dilakukan berdasarkan berat badan, konformasi, dan kinerja induk serta pejantan mereka.
Mengatasi Tantangan Genetika
Zimbabwe menghadapi tantangan besar dalam mendapatkan genetika unggul setelah reformasi tanah. Untuk memastikan kualitas sapi Simbra, Lianne mengimpor banteng dari Afrika Selatan. Ia mendapatkan bantuan dari peternak ternama di sana dan memanfaatkan teknologi seperti penjualan online selama pandemi COVID-19 untuk mendapatkan banteng terbaik.
Pengelolaan Peternakan dan Penyakit
Lianne mengelola kawanan sapi dengan sangat teliti. Dia menggunakan sistem multisire, di mana dua banteng ditempatkan bersama sapi selama beberapa bulan. Semua anak sapi diuji DNA untuk memastikan kesuburan terbaik. Kawanan sapi dipelihara di lahan berpagar listrik dan dipindahkan dua kali sehari untuk menjaga kesehatan mereka.
Selain itu, pengelolaan penyakit menjadi perhatian utama, dengan vaksinasi rutin dan perawatan yang diperlukan.

Di balik kesuksesan Lianne Herbst dan LJ Simbra miliknya ada kerja keras, ketelitian, dan cinta yang besar terhadap sapi-sapinya. Dari seleksi ketat hingga pengelolaan kesehatan, semuanya dilakukan untuk memastikan bahwa kawanan Simbra miliknya tetap menjadi yang terbaik di Zimbabwe.
Dengan tekad dan kerja keras, Lianne telah membuktikan bahwa peternakan sapi Simbra, hasil persilangan sapi Simental dan Brahman, bisa menjadi sumber keberhasilan dan kebanggaan.
Sapi bagus Academy, menyediakan tempat pelatihan bagi pengembangan bisnis sapi. Untuk informasi hubungi Whatsapp dengan klik link disini

