Pasar Hewan Jonggol Resmi Beroperasi

 

BOGORPasar Hewan Jonggol resmi beroperasi setelah diresmikan oleh Bupati Bogor, Rudy Susmanto, pada Kamis (6/8/2026). Kehadiran pasar hewan modern ini menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Bogor dalam memperkuat sektor peternakan, meningkatkan perdagangan ternak, sekaligus mendukung ketahanan pangan di Jawa Barat.

Berlokasi di Desa Sukamaju, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, pasar ini digadang-gadang sebagai pasar hewan modern terbesar di Jawa Barat dengan fasilitas yang lebih lengkap, tertata, dan memenuhi standar kesehatan hewan.

Pasar Hewan Jonggol Dibangun dengan Investasi Rp20,3 Miliar

Pembangunan Pasar Hewan Jonggol menelan investasi sekitar Rp20,3 miliar di atas lahan seluas 2,3 hektare.

Pasar ini dirancang sebagai pusat perdagangan ternak modern yang mampu memberikan kenyamanan bagi peternak, pedagang, maupun pembeli.

Berbagai fasilitas yang tersedia meliputi:

  • Area transaksi ternak
  • Semprotan biosecurity
  • Ramp loading dan unloading
  • Kandang karantina
  • Kantor pengelola
  • Mushola
  • Kantin
  • Area parkir yang luas

Seluruh fasilitas tersebut disiapkan untuk menciptakan sistem perdagangan ternak yang lebih sehat, aman, dan efisien.

Rudy Susmanto: Dorong Ekonomi dan Ketahanan Pangan

Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan bahwa keberadaan Pasar Hewan Jonggol diharapkan mampu meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat sektor peternakan di Kabupaten Bogor.

“Kami berharap pasar ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat, menciptakan transaksi yang aman, serta mendorong kemajuan sektor peternakan di Kabupaten Bogor,” ujar Rudy.

Selain menjadi pusat jual beli ternak, pasar ini juga berperan dalam meningkatkan pengawasan kesehatan hewan, memperlancar distribusi ternak, dan memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Pedagang Sambut Positif Pasar Hewan Jonggol

Peresmian Pasar Hewan Jonggol mendapat sambutan positif dari para pedagang.

Eko, pedagang sapi asal Wonogiri, menilai pasar baru tersebut jauh lebih representatif dibandingkan lokasi sebelumnya.

Menurutnya, area pasar lebih luas sehingga aktivitas jual beli ternak menjadi lebih nyaman.

“Pasar ini sangat bermanfaat bagi pedagang maupun konsumen. Areanya luas, atap pelindungnya lebar sehingga lebih nyaman saat bertransaksi, dan lokasinya berada di dekat jalan raya. Berbeda dengan pasar lama yang lahannya terbatas dan letaknya cukup jauh dari jalan utama,” ujarnya.

Eko juga berharap aktivitas perdagangan dapat berlangsung selama 24 jam dalam tujuh hari agar pedagang memiliki fleksibilitas waktu bertransaksi.

Pasar Hewan Jonggol Diharapkan Jadi Sentra Perdagangan Ternak Jawa Barat

Di akhir peresmian, Rudy Susmanto mengajak seluruh peternak, pedagang, dan masyarakat untuk menjaga sekaligus memanfaatkan Pasar Hewan Jonggol agar berkembang menjadi pusat perdagangan ternak yang profesional.

Dengan fasilitas modern, sistem biosecurity yang lebih baik, serta lokasi yang strategis, pasar ini diharapkan menjadi sentra perdagangan ternak terbesar di Kabupaten Bogor bahkan salah satu yang terdepan di Jawa Barat.

Keberadaan Pasar Hewan Jonggol juga diproyeksikan mampu meningkatkan kesejahteraan peternak, memperkuat rantai distribusi ternak, dan mendukung program ketahanan pangan nasional.

Jika Anda sedang mencari bahan pakan ternak berkualitas dengan harga kompetitif, Sapibagus siap menjadi mitra terpercaya untuk kebutuhan usaha peternakan Anda. Kami menyediakan berbagai pilihan bahan pakan yang telah dipercaya oleh banyak peternak di Indonesia.

📞 Hubungi kami:
SASA: 0821-1902-7681
DIAN: 0811-980-221

📲 Instagram: @sapibagusacademy
🌐 Website: klik disini
📺 YouTube: SBA Channel

Bersama Sapibagus, wujudkan usaha peternakan yang lebih produktif, efisien, dan menguntungkan.

 

Bagikan: