Puluhan Ribu Sapi Mati di Queensland Australia
Queensland, Australia —
Puluhan ribu ekor sapi di wilayah pedalaman barat laut Queensland dilaporkan mati akibat kehausan dan kelaparan.
Ironisnya, kematian ini terjadi saat sapi-sapi tersebut dikelilingi air tawar dan rumput hijau akibat banjir besar.
Fenomena ini terdengar tidak masuk akal, namun menjadi kenyataan pahit bagi para peternak setempat.
Sapi Terjebak di Pulau Kecil Akibat Banjir
Banjir besar menenggelamkan padang penggembalaan di sekitar daerah aliran Sungai Flinders, sungai terpanjang di Queensland.
Air hujan membentuk pulau-pulau kecil.
Sapi-sapi terjebak di atasnya.
Air banjir tersebut:
- Air tawar, bukan air asin
- Tidak terdapat buaya
- Kedalaman hanya setinggi lutut sapi
Namun, sapi-sapi itu menolak menyeberangi genangan air untuk mencapai rumput segar dan sumber pakan.
“Mereka Memilih Kelaparan Daripada Menyeberang”
Peternak sapi Angus Propsting menyebut situasi ini sebagai sesuatu yang absurd.
“Ini terdengar benar-benar tidak masuk akal,” katanya.
“Tapi mereka mati karena tidak mau minum, padahal dikelilingi air.”
Menurut Propsting, sapi-sapi tersebut:
- Tak mau meninggalkan pulau kecil
- Tak mau menyeberangi genangan air
- Terlihat takut atau menyerah
“Jika ada badan air di antara mereka dan rumput, mereka akan memilih kelaparan,” ujarnya.
Fenomena Berulang Sejak 2019
Tragedi ini bukan yang pertama terjadi di Queensland.
Pada tahun 2019:
- Sekitar 500.000 ekor sapi dan domba mati
- Lebih dari 11,4 juta hektare lahan terendam banjir
- Ternak mati akibat tenggelam, kelaparan, kedinginan, dan penyakit
Kini, sejarah kelam itu kembali terulang.
Meski cuaca mulai cerah, peternak baru bisa menghitung kerugian setelah air surut.
Jumlah Sapi Mati Diduga Jauh Lebih Besar
Bupati wilayah Richmond, John Wharton, memperkirakan angka kematian sapi jauh lebih besar dari laporan resmi.
“Angka 16.000 ekor itu sangat konservatif,” katanya.
“Saya perkirakan bisa mencapai 100.000 ekor.”
Beberapa peternakan besar di wilayah Teluk Queensland diperkirakan kehilangan puluhan ribu sapi sendirian.
Kerusakan sulit dihitung karena:
- Pagar hanyut terbawa banjir
- Sapi terbawa arus ke lahan lain
- Banyak bangkai masih tertimbun lumpur
Diperkirakan perlu waktu hingga lima bulan untuk mengetahui skala kerugian sebenarnya.
Dampak Psikologis Berat bagi Peternak
Tragedi ini tidak hanya menghancurkan ternak, tetapi juga mental para peternak.
“Orang-orang sangat stres dan trauma,” kata Wharton.
“Melihat bangkai sapi muncul satu per satu dari lumpur itu sangat berat.”
Di wilayah tanah hitam datar seperti Julia Creek, air menggenang lebih lama.
Berbeda dengan daerah berpasir yang lebih cepat mengalirkan air.
Anak Sapi Mati, Peternak di Ambang Batas
Guy Keats, peternak sapi Beefmaster, mengatakan ternaknya berdiri di air selama lebih dari satu minggu.
“Kami kehilangan banyak sapi.
Banyak anak sapi mati,” ujarnya.
Ia bahkan terpaksa menembak sapi yang sudah terlalu lemah untuk diselamatkan.
“Saya sudah hampir di batas kemampuan,” katanya.
Ancaman Banjir Belum Berakhir
Di wilayah utara Julia Creek, peternak Cody Rogers memperingatkan banjir masih meluas.
Air memang hanya naik beberapa inci, tetapi menyebar ke area yang lebih luas.
Lumpur tanah hitam memperparah kondisi:
- Menyulitkan pergerakan sapi
- Menguras tenaga ternak
- Menyebabkan stres berat
“Bayangkan kaki Anda tertutup lumpur berat seperti pasir basah,” kata Rogers.
“Itulah yang dirasakan sapi-sapi ini.”
Ancaman baru juga muncul.
Badan Meteorologi Australia memperingatkan sistem tekanan rendah tropis di Laut Koral berpotensi berkembang menjadi siklon.
Jika hujan turun di hulu sungai, banjir bisa kembali memburuk.
Penutup
Tragedi sapi mati di Queensland Australia menunjukkan dampak ekstrem cuaca yang tidak selalu logis.
Sapi mati kehausan di tengah air berlimpah.
Kelaparan di tengah rumput hijau.
Peristiwa ini menjadi pengingat keras bagi dunia peternakan global tentang:
- Dampak perubahan iklim
- Pentingnya manajemen risiko bencana
- Ketahanan mental peternak
- Perlunya sistem peternakan yang lebih adaptif
Cuaca ekstrem bukan hanya soal alam, tetapi soal kesiapan manusia menghadapinya.
“Ingin belajar lebih dalam dan memulai bisnis sapi dengan strategi yang tepat?
Kunjungi YouTube SBA Academy untuk insight, tips, dan studi kasus langsung dari ahlinya.
📞 Hubungi kami di +62 821-1902-7681 untuk konsultasi dan info pendaftaran.
Atau kunjungi website kami dan klik di sini untuk bergabung dalam Pelatihan Bisnis Sapi yang dirancang khusus untuk calon peternak dan pebisnis serius.
✨ Saatnya ubah peluang menjadi bisnis yang menguntungkan bersama SBA Academy.”

