Oleh: Jon Condon | Beef Central | 17 Juli 2025
Sumber: www.beefcentral.com
Apakah saatnya industri sapi potong sepenuhnya mengadopsi pencantuman jenis bangsa sapi dalam laporan pasar fisik di bawah layanan National Livestock Reporting Service (NLRS)?
Sejak layanan NLRS independen diluncurkan pada 1990-an—menggantikan otoritas pelaporan pasar seperti Queensland Livestock & Meat Authority dan NSW Meat Authority—jenis bangsa sapi tidak secara rutin dimasukkan dalam laporan resmi penjualan sapi potong NLRS.
Ada beberapa pengecualian, seperti penjualan pedet dan penjualan penggemukan (kecuali pasar besar seperti Roma), tetapi laporan dari pusat penjualan besar seperti Dalby, Gracemere, Wagga, Dubbo, Gunnedah, Wodonga, Tamworth, dan Roma jarang, bahkan hampir tidak pernah menyebutkan bangsa sapi.
Perbedaan Nilai Antar Bangsa Sapi
Kini, perbedaan nilai antara sapi potong dan sapi penggemukan berdasarkan bangsa semakin besar. Sapi jenis Angus, misalnya, bisa dihargai 80–100 sen/kg lebih tinggi dibanding ‘flatback’ dengan bobot serupa.
Sayangnya, laporan dari pasar besar seperti Roma (10.000 ekor) atau Dubbo (4.800 ekor) seringkali hanya menyebutkan satu jenis atau bahkan tanpa menyebutkan bangsa sama sekali.
Ironi Pelaporan Pasar & Kurangnya Transparansi
Ironisnya, laporan pasar sering menyebut “sapi dari jenis tertentu” mendapatkan harga premium, tanpa menyebut jenisnya. Padahal, laporan domba justru rutin mencantumkan jenis bangsa.
Menurut Beef Central, pelaporan yang kredibel harus mencakup semua faktor: usia, jenis kelamin, kondisi tubuh, bobot, dan bangsa sapi.
Kenapa NLRS Belum Mencantumkan Bangsa?
Kekhawatiran akan persepsi bias menjadi alasan utama. MLA dan NLRS takut memicu konflik antar kelompok sapi. Namun, laporan independen seperti AuctionsPlus rutin mencantumkan bangsa sapi dalam format yang transparan.
Solusi dan Harapan
Saat ini skor otot digunakan sebagai kode terselubung, seperti:
- Skor A = bangsa Eropa
- Skor B = bangsa Inggris
- Skor C = sapi berpengaruh Indicus
- Skor D = sapi perah
Namun ini dianggap tidak akurat dan membingungkan.
Stephen Bignell dari MLA menyatakan bahwa kini pembeli pasar utama tidak hanya jagal, tetapi juga restocker, feedlot, dan eksportir. Maka, sudah saatnya NLRS menyesuaikan diri dengan kebutuhan industri modern.
📌 Catatan Tambahan: Pelatihan Bisnis Sapi
Bagi Anda yang ingin memahami lebih lanjut mengenai dunia peternakan sapi, termasuk pemilihan bibit, penggemukan, manajemen kandang, hingga pemasaran, ikuti pelatihan bisnis sapi dari SapiBagus Academy.
📲 Info dan Pendaftaran: WA 0821-1902-7681

