Dilansir dari Detik finance.com, Jakarta – Belakangan ini, harga daging sapi di pasar naik secara signifikan. Kejadian seperti ini selalu terjadi menjelang bulan puasa. Pihak Kementerian Perdagangan menilai Kenaikan Harga Daging Sapi ini disebabkan oleh beberapa hal, salah satunya adalah kondisi Negara Australia.
Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi mengungkap beberapa faktor yang menjadi alasan tingginya harga daging sapi di pasaran. Berdasarkan data yang dimiliki oleh Kementerian Perdagangan, harga daging sapi sudah berada di level Rp 124.200 per kilogram (kg). Angka ini mengalami kenaikan sebesar Rp 1.800 per kg jika dibandingkan dengan Maret 2021 lalu.
Lutfi mengatakan bahwa masalah Kenaikan Harga Daging Sapi di pasaran Indonesia terjadi karena jumlah daging impor yang berada di Australia. Tercatat sekitar 52% dari keseluruhan total ekspor Australia adalah bakalan sapi dan saat ini pihak mereka sedang melakukan proses restock populasi sapi dari bencana kebakaran yang terjadi pada 2019 lalu.
“Hari ini Australia mengalami gangguan ekspor untuk sapi, karena terjadi kebakaran dahsyat tahun 2019 yang menyebabkan runtuhnya struktur persapian Australia,” ujar Lutfi dalam video conference, pada Jumat (16/4/2011).
Kebakaran besar yang terjadi membuat Kenaikan Harga Daging Sapi dari yang awal diperkirakan sekitar US$ 2,8 menjadi US$ 4,8 atau setara dengan Rp 51 ribu. Total harga ini belum termasuk biaya penggemukan, pemotongan hingga menjadi karkas. Menurut Lutfi, untuk menjadi karkas harga yang dibutuhkan mendekati Rp 100 ribu.
“Nah karena mendekati 100 ribu dengan value chain dari perdagangan, hari ini harga sapi itu sebenarnya mestinya lebih tinggi dari yang kita lihat di pasar. Karena harganya yang terkendali saya melihat dua sebab akibat yang terjadi,” ujarnya.
Dua sebab akibat yang dimaksud adalah kurangnya pasokan sapi dari Australia ditutup oleh sapi lokal dan rendahnya permintaan daging sapi di sektor Horeka (Hotel, Restoran, Kafe). Kedua hal inilah yang membuat harganya meningkat dan itu merupakan hal yang normal dan wajar.
Untuk informasi lebih lanjut silahkan hubungi Sapibagus farm di contact person disini. Kunjungi channel Youtube kami disini untuk melihat vidio informatif lainnya.




